Foto : Air Terjun Pengayom. (aditya/fakhruddin)
Foto : Air Terjun Pengayom. (aditya/fakhruddin)

7 Grojogan yang Menakjubkan

Reporter : aditya eko

WONOSALAM, MSP – ‘Mendaki gunung lewati lembah.. Sungai mengalir indah ke samudra.. Bersama teman bertualang..’ penggalan lirik lagu film kartun jepang Ninja Gozaru (Ninja Hatori) yang sering ditayangkan di era 2000an ini memang asyik didengar serta dinyanyikan . Terlebih pada saat bersama-sama menyusuri pegunungan.

Penggalan lirik tersebut sontak kami nyanyikan ketika kami berlibur di wisata alam baru yang terletak di Dusun Bangunrejo, Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam. Wisata ini bernama Air Terjun Pengayom. Awalnya kami belum tahu jika ada wisata baru di kawasan ini. Pada hari sebelumnya kami melintas di Desa Carangwulung dan melihat banner yang menunjukkan wisata alam baru tersebut. Tidak perlu berpikir panjang kami langsung memutuskan untuk pergi dan menikmati keindahan alam yang ditawarkan oleh wisata itu.

Tidak cukup sulit untuk menemukan lokasi ini karena searah dengan wisata Kampoeng Djawi. Namun disini harus ekstra hati-hati, jalan yang dilalui berbatu dan menanjak. Karena banyaknya persimpangan jalan, maka kami perlu memperhatikan petunjuk arah yang dibuat oleh warga. Kalau pengunjung tidak yakin dengan arahnya, kami sarankan untuk langsung bertanya kepada warga sekitar.

Setelah hampir berjalan selama 2 kilometer dari wisata Kampoeng Djawi dengan menggunakan motor, barulah kami sampai di area parkir Air Terjun Pengayom. Suasananya masih sepi dikarenakan memang wisata air terjun baru dibuka 2 bulan terakhir kata salah satu penjaga parkir ketika kami berkunjung pada bulan Juli 2017.

Cukup dengan lima ribu rupiah untuk parkir motor maka kami pun siap untuk berpetualang ke Air Terjun Pengayom. Dinamakan Pengayom konon cerita dari masyarakat sekitar air terjun ini sangat rimbun dan mata airnya dipergunakan warga untuk kehidupan sehari-hari, entah untuk minum, memasak, mandi, mencuci dan lain sebagainya. Oleh karena itu warga menyebutnya Pengayom atau Mengayomi.

Langkah demi langkah kami lalui untuk menuju air terjun yang katanya memiliki 7 grojogan tersebut. Namun apa daya, langkah kami sedikit-sedikit terhenti karena medan yang kami lalui cukup tinggi dan berbatu. Jalan yang lumayan becek dan licin juga menghambat perjalanan kami. Kami sarankan bagi pengunjung yang ingin berlibur kesini lebih baik memakai sendal yang mumpuni untuk jalan-jalan dikondisi gunung dan jangan lupa membawa bekal air minum.

Tetapi pengunjung tidak perlu khawatir jika tidak ingin capek-capek mendaki. Warga bersedia mengantar dengan menggunakan sepeda motor atau ojek. Cukup dengan membayar lima belas ribu rupiah pengunjung bisa langsung diantarkan sampai lokasi air terjun.

Disela kelelahan kami, banyak keindahan alam yang disuguhkan. Pemandangan yang indah terbentang diantara jurang yang melintang, selain itu kami juga berjalan melewati hutan pinus dan perkebunan kopi. Serta banyak tersedia buah murbei ditepi jalan, pengunjung dapat memetik dan memakannya.

Setelah hampir satu jam perjalanan dengan jarak tempuh lebih kurang dari 1 kilometer, barulah kami sampai di area Air Terjun Pengayom. Sejauh mata memandang kami disuguhi oleh 3 grojogan yang sangat tinggi dan masih asri. Udara yang sejuk serta dinginnya air membuat lelah di perjalan hilang seketika. Tidak tanggung-tanggung kami langsung menyeburkan kaki dan berbilas diri. Ada juga tempat duduk dari bambu yang dibangun oleh warga yang bisa kami pergunakan untuk beristirahat sembari melihat jatuhnya air dari atas tebing.

Sungguh ciptaan Tuhan yang sangat indah diantara wisata-wisata di kawasan Wonosalam. Kami sangat bersyukur atas segala ciptaanya. Namun sayang untuk melanjutkan ke 4 grojogan lagi kaki kami sudah tidak mampu. Tetapi menurut salah satu pengunjung grojogan di atasnya tidak kalah bagusnya. Hanya saja medan yang dilalui juga lumayan sulit dan terjal.

Himbauan bagi para pengunjung jika datang ke wisata ini adalah harus segera meninggalkan lokasi air terjun jika akan turun hujan atau angin, serta pengunjung harus sudah beranjak turun jika sudah pukul 16.00 karena tidak ada penerangan sedikitpun jika malam sudah menyelimuti.

Berminat untuk mengunjungi Wisata Alam Air Terjun Pengayom yang indah nan memukau? Selamat Berlibur.  Tiyas

Check Also

Lokasi Air Terjun Sanggar. (aditya)

Perjalanan Panjang Menuju Air Terjun Sanggar

Reporter : aditya eko WONOSALAM, MSP – Halo travelers… jumpa lagi bersama kami di edisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!