Sajian kare spesial ayam kampung khas Rumah Makan Banjar Ridho. (fakhruddin)
Sajian kare spesial ayam kampung khas Rumah Makan Banjar Ridho. (fakhruddin)

Ayamnya Raksasa

Reporter : fakhruddin

TEMBELANG, MSP – Bagi para pecinta kuliner pasti sudah tidak asing bila mendengar makanan yang bernama kare. Makanan asal Asia Selatan ini berbahan dasar kaya akan rempah sehingga menghasilkan citarasa dominan gurih dan pedas, sangat sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia.

Kuah kare terdiri dari beberapa bumbu dan rempah yang sangat beragam serta tidak terbatas. Penggunaan rempah bergantung pada jenis kare dan negara asal masakan tersebut. Rempah yang umum digunakan antara lain ketumbar, kunyit, merica, cabai, jintan, kayu manis, kapulaga, adas manis, daun salam dan cengkeh. Untuk penggunaan daging ayam, bisa menggunakan ayam kampung ataupun ayam broiler sesuai selera. Pengolahan makanan berkuah ini terbilang mudah tapi pengolahannya harus benar-benar pas. Dimulai dengan menumis bumbu rempah halus, diaduk sampai harum dan ditambah air sedikit lalu masukkan ayam yang sudah bersih. Kemudian tambahkan santan cair secukupnya, tunggu sampai ayam empuk dan sesekali diaduk, terakhir masukkan santan kental sambil diaduk sampai kuah menyusut.

Perpaduan antara santan dan rempah khas Indonesia menghasilkan kuah dengan kekentalan yang pas, memberikan sensasi rasa gurih, pedas, manis dan asam menjadi satu. Ditambah taburan irisan bawang merah goreng, serta gurihnya daging ayam kampung menambah rasa kare semakin lezat. Sangat cocok dinikmati dengan sepiring nasi hangat dan segelas es teh sebagai pelepas dahaga. Bagi pecinta makanan pedas bisa menambahkan sambal yang sudah disediakan sebagai penambah rasa.

Ayam kampung menjadi pilihan sebagai bahan utama karena tidak hanya rasa yang lebih gurih daripada daging ayam broiler, tetapi daging ayam kampung juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Daging ayam kampung berguna untuk meningkatkan pertumbuhan pada anak, sebagai sumber vitamin dan mineral, mengurangi resiko kanker, mendukung pertumbuhan otot, mengatasi anemia, membantu mengurangi setres dan meningkatkan sistem imun tubuh. Akan tetapi daging ayam kampung akan terasa alot jika pengolahannya salah, namun bila juru masak bisa mengolah dengan benar maka akan terasa empuk dan lembut. Kelembutan daging ayam kampung dipadu kuah kare yang khas menjadi kesatuan nan unik di lidah pengunjung.  Tidak semua rumah makan mampu menghidangkan makanan dengan citarasa yang khas seperti itu.

Kenikmatan makanan bersantan seperti ini hanya dapat dinikmati di ‘Rumah Makan Banjar Ridho’, rumah makan satu ini buka setiap hari pukul 08.00 WIB sampai 19.00 WIB. Lokasi warung sangat strategis, berada tepat di tepi Jalan Mojokrapak Desa Tembelang. Terdapat banner di depan rumah makan dan tepi jalan,sehingga mempermudah calon pelanggan untuk menemukan lokasi. Cukup dengan membayar Rp. 20.000, kita bisa menikmati kelembutan dan gurihnya kare ayam kampung yang khas. Berbekal pelayanan begitu ramah dan cepat, membuat pelanggan tidak perlu berlama-lama menunggu pesanan datang. Sebab masalah utama dari semua rumah makan adalah pelayanan dan keramahan para pelayan.

Rumah makan dengan bangunan sederhana ini menjadi langganan para pecinta kuliner, baik warga sekitar maupun dari luar kota yang sengaja singgah untuk mengisi perut. Setiap harinya puluhan bahkan di hari tertentu mencapai ratusan pengunjung, silih berganti datang untuk mencoba merasakan sensasi memakan kare yang mempunyai citarasa berbeda seperti ini. Akan tetapi bagi pengidap penyakit kolesterol harus membatasi konsumsi makanan ini, karena kuah kare menggunakan santan sebagai bahan utama. Tiyas

Check Also

Kolak ketan durian khas wonosalam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner buah durian. (aditya)

Kudapan Rakyat Super Lezat

Reporter : aditya eko WONOSALAM – Halo pecinta kuliner di Jombang. Kali ini kami akan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!