Foto Ilustrasi : Seorang anak sedang mengunjungi perpustakaan desa. (dok. msp)
Foto Ilustrasi : Seorang anak sedang mengunjungi perpustakaan desa. (dok. msp)

Bagaimana Perpustakaan Sekolah Kita?

Oleh: Umi Churiyatin, M.Pd. *)

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era reformasi dan globalisasi saat ini mengalami dinamisasi yang sangat akseleratif. Sebagai konsekuensinya, hal tersebut menuntut kita untuk menjadi manusia yang berkualitas yang mampu mengimbangi lajunya perkembangan iptek tersebut. Salah satu cara untuk mengimbangi hal tersebut, Pemerintah melalui Kemendikbud  yang dituangkan dalam Undang-undang No. 43 Tahun2007 menyikapi hal ini dengan  menggalakkan  Gerakaan Literasi. Sasaran literasi tidak hanya mencapai manusia yang berkualitas bidang Iptek tetapi juga menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Jombang menggalakkan budaya literasi tersebut dengan memfasilitasi sarana dan prasarana berupa perpustakaan, taman bacaan masyarakat, atau pun sudut baca  yang disesuaikan dengan kemajuan teknologi dan komunikasi, edukatif, dan rekreatif. Bahkan  Bupati Jombang pun mengeluarkan Perbup No. 16 tahun 2017 tentang gerakan literasi di lingkup Kabupaten Jombang agar  menjadi pembelajar sepanjang hidupnya.

Perpustakaan sebagai salah satu sarana pendidikan turut berperan dalam proses pembentukkan manusia berkualitas, perlu mendapat penangananan yang optimal. Selama ini  perpustakaan di sekolahyang ada belum sepenuhnya difungsikan secara optimal. Kondisi perpustakaan lainnya, dengan sepinya pengunjung perpustakaan yang terjadi di beberapa sekolah. Keadaan ini disinyalir karena minimnya koleksi buku-buku yang ada dan  koleksi buku yang ada kurang sesuai dengan minat anak-anak. Minimnya koleksi buku-buku perpustakaan yang ada, bisa dikarenakan pihak sekolah belum mengoptimalkan anggaran untuk perpustakaan. Padahal dalam Undang-undang Perpustakaan No 43 Tahun 2007Pasal 23 Ayat 6, tertera bahwa sekolah wajib mengalokasikan anggaran untuk pengembangan perpustakaan sebesar 5 % dari seluruh anggaran belanja sekolah di luar gaji pegawai yang  dipergunakan untuk membeli buku paket dan buku ilmu pengetahuan, dengan tujuan agar minat baca peserta didik bisa berjalan, yang diterapkan sekolah dengan cara meluagkan waktunya  untuk membaca selama 15 menit sehingga bisa merangsang anak-anak untuk mengikuti pelajaran.

Menanamkan budaya membaca memang mutlak dilakukan jika kita menghendaki bangsa ini menjadi bangsa yang cerdas. Hal ini bukan hanya tanggungjawab dari para pendidik di sekolah, tapi juga tanggungjawab masyarakat luas, termasuk orangtua. Tetapi yang terlihat sekarang ini, kita lebih sibuk dan asyik menonton sinetron daripada membaca buku. Inilah fenomena yang tidak bisa kita pungkiri yang ada di masyarakat kita.

Perpustakaan sebagai gudangnya ilmu pengetahuan, jika dioptimalkan fungsinya maka (1) para peserta didik akan senang berkunjung ke perpustakaan, (2) para peserta didik akan banyak membaca buku-buku perpustakaan, yang artinya akan banyak pula ilmu terserap dikepalanya, (3) Para peserta didik menjadi pandai dan menguasai banyak ilmu pengetahuan (cerdas), (4) Para peserta didik yang cerdas, akan berkorelasi secara signifikan terhadap perilakunya, (5) Minat membaca dan belajar peserta didik meningkat.

Selain itu, perpustakaan memiliki beberapa peran, misalnya  (1) sebagai wahana belajar sepanjang hayat, (2) sebagai salah satu upaya untuk memajukan kebudayaan nasional, perpustakaan merupakan wahana pelestarian kekayaan budaya bangsa,  (3) sebagai media penamana budaya gemar membaca melalui pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan sebagai sumber informasi yang berupa karya tulis, karya cetak, atau karya rekam (UU no 43 tahun 2007).

Perpustakaan sebagai bagian dari sarana dan proses pendidikan selain fungsi dan perannya dioptimalkan, keadaan perpustakaan itu sendiri juga harus memadai bahkan ideal. Untuk mewujudkan perpustakaan sekolah yang ideal di masa depan nanti, ada langkah-langkah nyata dan strategis yang harus dilakukan, antara lain:

Lokasi dan Ruang Perpustakaan

Perpustakaan yang baik lokasi dan ruangnya haruslah startegis, mudah terjangkau oleh para pengunjung. Akses dan kedekatan, dekat dengan semua kawasan pengajaran. Faktor kebisingan diminimalkan. Pencahayaandiusahakan baik dan cukup, baik lewat jendela maupun lampu penerangan. Suhu ruangan yang tepat untuk menjamin kondisi bekerja yang baik sepanjang tahun. Ukuran ruang juga harus cukup untuk menampung koleksi buku, fiksi dan nonfiksi dan juga jumlah pengunjung.

Koleksi Materi Perpustakaan

Koleksi perpustakaan sekolah disesuaikan dengan keadaan sekolah, jumlah peserta didik, kemampuan sekolah, dan kebutuhan para penggunanya. Perkembangan koleksi yang terus menerus merupakan keharusan untuk menjamin penggguna memperoleh pilihan terhadap materi baru secara tetap. Paling sedikit 60% koleksi perpustakaan terdiri dari buku nonfiksi yang berkaitan dengan kurikulum. Yang tidak kalah pentingnya, ternyata para peserta didik juga butuh bacaan hiburan seperti majalah, kumpulan cerpen, komik, atau buku teka teki silang, kaset video, dan lain-lain yang dapat menghibur dan mengurangi kepenatan peserta didik.

Sarana Pendukung

Sumber informasi elektronik harus mencerminkan kurikulum dan minat serta budaya pengguna. Sumberdaya elektronik hendaknya meliputi akses ke Internet, pangkalan data referens khusus dan teks lengkap, bermacam paket perangkat lunak komputer berkaitan dengan pengajaran. Sumber tersebut hendaknya dapat diperoleh dalam bentuk CD-ROM dan DVD.

Penting juga untuk memilih sistim katalog perpustakaan yang dapat diterapkan untuk mengklasifikasi dan mengkatalog materi perpustakaan sesuai dengan standar bibliografis nasional dan internasional. Hal tersebut memungkinkan perpustakaan memasuki jaringan yang lebih luas.

Peralatan Elektronik dan Pandang-dengar

Perpustakaan mempunyai peran penting sebagai pintu gerbang bagi pengguna masa kini yang berbasis informasi. Karena alasan inilah, perpustakaan  harus menyediakan akses ke semua peralatan elektronik, komputer, dan pandang-dengar. Peralatan tersebut meliput komputer meja dengan akses internet, katalog akses publik, tape-recorder, perangkat CD-ROM, alat pemindai,  perangkat video, dan peralatan komputer lainnya.

Tenaga Perpustakaan

Tenaga perpustakaan sekolah yang ideal di masa depan yang tersedia harus berkualifikasi  dan profesional. Mereka harus lulusan ilmu perpustakaan sehingga layak disebut pustakawan atau ahli perpustakaan. Karena saat ini eranya adalah era teknologi informasi dan komunikasi, maka pengoperasian komputer harus sudah menjadi menu sehari-hari.

Pengguna atau Minat Baca Pemakai

Perpustakaan sekolah yang ideal tentu ramai dikunjungi banyak peserta didik, baik untuk kepentingan peminjaman dan pengembalian buku, maupun kepentingan lainnya seperti untuk belajar, bermain internet, mengerjakan tugas, atau untuk kegiatan belajar mengajar bersama guru mapel. Para peserta didik dan guru rajin mengunjungi perpustakaan karena memang mereka membutuhkan perpustakaan sebagai sarana/sumber pembelajaran.

Akhirnya bisa kita simpulkan bahwa perpustakaan merupakan sarana proses pembelajaran yang dilakukan dalam rangka mencapai visi dan misi sekolah, maka keberadaan perputakaan di sekolah selain fungsinya dioptimalkan sebagai jantungnya pendidikan, maka perlu kiranya  mewujudkan perpustakaan yang ideal sehingga perpustakaan yang ada betul-betul memenuhi dan layak sebagai perpustakaan sekolah yang ideal yang memungkinkan para peserta didiknya belajar dan menggunakan perpustakaan sebagai sumber belajar. Dengan demikian, di tengah isu adanya hasil pendidikan kurang memuaskan, pengoptimalan peran dan fungsi perpustakaan menjadi salah satu alternatif pemecahan di samping upaya mewujudkan perpustakaan tersebut menjadi sebuah perpustakaan sekolah  yang ideal.

*) Pendidik di SDN Mojongapit I Jombang

Check Also

dr. Ita Supranata

Waspada…! Bahaya Kerja Berlebihan

Oleh : dr. Ita Supranata*) JOMBANG, MSP – Sesuatu yang dilakukan secara berlebihan tidak baik …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!