Breaking News
Foto : Spesial baloengan sumsum sapi menu andalan Rumah Makan Baloengan SS. (aditya)
Foto : Spesial baloengan sumsum sapi menu andalan Rumah Makan Baloengan SS. (aditya)

Baloengan Sumsum Sapi Bikin Gobyos!

Reporter : aditya eko

JOMBANG, MSP – Khusus penggemar daging sapi, sop sumsum atau balungan kaki sapi, rumah makan yang satu ini wajib disinggahi. Porsinya dijamin besar, dagingnya pun empuk plus ‘sedotan’ untuk menyedot sumsum. Hmm gurih-gurih enaaaak!

Rumah Makan (RM) Baloengan SS itulah namanya. Rumah makan yang terletak di jalan Panglima Sudirman no. 7 atau di sebelah barat Pabrik Gula Djombang Baru ini menyediakan aneka menu balungan sapi, sumsum sapi, kare kepiting pedas, sayur asem dan penyetan. Namun yang menjadi menu andalannya adalah spesial baloengan dan sumsum sapi.

Bagi penikmat makanan yang berbahan dasar daging sapi, akan menjadi sensasi tersendiri saat mengoyak daging yang terdapat di sela-sela balungan tersebut. Menu ini berisi balungan, beberapa potong daging dan sumsum sapi. Salah satu pramusaji mengatakan daging sapi tersebut direbus dengan beberapa bumbu rempah seperti jahe, kunyit dan daun salam hingga 2,5 jam sampai tekstur daging benar-benar empuk. Namun sebelum itu daging di bungkus dengan daun pepaya dan tambahan daun serai yang dihaluskan supaya daging tidak berbau amis.

Penyajiannya juga tergolong cukup sederhana yakni ditaruh di atas piring putih lengkap dengan irisan bawang goreng dan cabai. Tidak lupa semangkuk nasi putih hangat dengan sepotong jeruk nipis dan hiasan gurih beserta es teh manis yang akan menemani masakan yang konon memiliki tingkat kepedasan yang ekstra ini.

Sajian kuliner yang satu ini dapat membuat selera nafsu makan menjadi bertambah. Bagaimana tidak, segarnya kuah balungan berbumbu aneka ragam rempah yang dipadukan dengan daging sumsum sapi bakal memanjakan lidah para penikmatnya. Daging sapi yang empuk sangat gampang untuk diloloskan dari tulangnya.

Ketika digigit tekstur daging langsung lumer seakan menyatu bercampur kuah rempah yang terasa pedas. Terlebih, sumsum yang ada di balungan saat disedot bersama kuah berasa sangat lezat dan nikmat. Paduan rasa khas dari sumsum sapi dan bumbunya sangat pas ketika berkolaborasi di dalam mulut. Hmmm… maknyuuus kalau kata pak Bondan.

Namun bagi anda yang tidak doyan pedas bisa langsung request, karena kuliner ini dikenal mempunyai cita rasa yang tergolong pedas. Tetapi RM menyediakan menu dengan level pedas yang berbeda, dengan menu ‘cetar’ berarti pedas, ‘steng’ atau pedas sedang, dan ‘woles’ yaitu tidak pedas.

Selain lezat, sumsum sapi memiliki manfaat yang baik bagi siapa saja mengkonsumsi. Jika Anda memiliki anak-anak dalam masa pertumbuhan dan sulit untuk makan, memberi mereka sumsum sapi dapat meningkatkan fungsi otak sehingga mereka menjadi lebih aktif dan cerdas. Sumsum sapi juga di yakini untuk meningkatkan nafsu makan bagi anak-anak yang sulit untuk makan.

Mengkonsumsi  sumsum sapi juga baik bagi Anda untuk mempercepat penyembuhan patah tulang. Sumsum sapi mengandung nutrisi seperti zat besi, kalsium, protein, dan fosfor. Dengan kandungan dari sekian banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari  sumsum tulang sapi. Termasuk mereka yang ingin memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis.

Untuk satu porsi baloengan sumsum sapi pedas dihargai Rp 45.000 sedangkan jika hanya baloengan sapi saja Rp 40.000. Kemudian Satu porsi nasi Rp 5.000 dan segelas es teh manis sehargai Rp 5.000. Sayang pilihan minumannya tidak begitu banyak, hanya ada teh, jeruk, kopi dan susu untuk minuman panas dan dingin.

Meskipun tempatnya berada di pinggir jalan raya besar, namun rumah makan ini tergolong nyaman untuk nongkrong seraya menikmati menu hidangan yang disajikan oleh tempat makan yang sudah dua tahun berdiri ini. Dengan ukuran kurang lebih 7 x 7 meter, RM ini di desain dengan sederhana dan terdapat kolam ikan di bagian sampingnya. Meski agak bising karena lalu lalang kendaraan, tetapi air gemerucuk dari kolam membawa suasana menjadi tenang.  Tiyas

Check Also

Detail jenis sajian Gemblong ala Bu Wagini dengan taburan kelapa parut dan gula jawa cair. (fitri)

Gemblong Wagini, Wajib Cicipi

Reporter : chicilia risca JOMBANG, MSP – Sebagian masyarakat Indonesia menganggap singkong merupakan makan pokok. …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!