Apresiasi

Menjemput Kemenangan

Foto Ilustrasi : .net

Jerry Ryan Pambudi *) Kini Tibalah Saatnya Detik – Detik Kemenangan Terpampang Jelas Di Depan Mata Saat Suara Adzan Bergema Seteguk Air Tergelincir Menyejukkanku Lalu, Ku Bersuci Dan Berserah Dengan Segala Nikmat – Nya Hingga Tibalah Penantianku Saat Media Berbicara Esok Adalah Hari Kemenangan Raut Wajahku Pun Berubah Bahagia Dan Sedih Bercampur Jadi Satu Tak Hentinya Ku Bersyukur Ku Hadir …

Read More »

Indonesiaku

Foto Ilustrasi : .net

Lailly Nuravita Putri *) Tahun empat lima Indonesia merdeka Tahun empat lima Kibarkan bendera Untuk Indonesia Inilah negeri kita Negeri penuh cerita Kita jaga Pancasila Aku sangat bangga Jadi anak Indonesia Dengan berbagai budaya Serta bermacam – macam agama Berkibarlah Benderaku Merdekalah Negeriku Tetaplah Jaya Indonesiaku *) Peserta Didik SMP Negeri 1 Plandaan

Read More »

Bunga Bakung

Foto : Ilustrasi

Arum Gumpita *) Saat aku pergi ke kebun Aku lihat bunga bakung dan aku langsung suka Suka juga menanam bunga, aku suka bunga Ada mawar, anggrek, dan wijaya kusuma Bunga melati, dan pecah piring Itulah bunga-bunga punya saya Beraneka kan? Apa kamu punya bunga? Kalau punya jadikan puisi, ya! *) Peserta didik SDK YBPK Mojowarno

Read More »

Andai Aku Bukan Manusia

Rana Salsabila Putri *) Andai aku bukan manusia Begitu mudah tercela Membuka jalan nestapa Mencari surga dunia Menjerumuskan diri dalam neraka Sopan santun ditinggalkan Tindak tanduk ditanggalkan Tak hiraukan kehormatan Yang dicari kesenangan Bukan keimanan Bangsa kehilangan tunasnya Bangsa kehilangan harapnya Bagai kunang-kunang tanpa cahaya Ada tapi tak berguna Pemuda berjiwa baja Kuatkan jati diri bangsa Pemudi berhati bunga Harumkan …

Read More »

Ikan

Alib Syah Zanki *) Di suatu waktu, dari jendela Ku lihat ikan-ikan berenang kesana-kemari Apakah mereka berpikir dunia di luarnya? Tentang manusia yang mengawasinya dari jendela? Atau bertanya mengapa, apa dan bagaimana? Pernahkah mereka merasa bosan dengan makananya? Dan membuat menu baru? Atau jangan-jangan mereka berinovasi dengan bahasa yang tak dipahami manusia? Mungkinkah? Saat ini, yang kutahu, mereka sibuk berenang …

Read More »

Ikan

Alib Syah Zanki*) Di suatu waktu, dari jendela Ku lihat ikan-ikan berenang kesana-kemari Apakah mereka berpikir dunia di luarnya? Tentang manusia yang mengawasinya dari jendela? Atau bertanya mengapa, apa dan bagaimana? Pernahkah mereka merasa bosan dengan makanannya? Dan membuat menu baru? Atau jangan-jangan mereka berinovasi dengan bahasa yang tak dipahami manusia? Mungkinkah? Saat ini, yang kutahu, mereka sibuk berenang saja …

Read More »

Kisah Rumput

Foto : Ilustrasi

Candi Sari *) Seperti rumput yang tumbuh dipinggir jalan Ketika kemarau dia seakan mati Daunnya menguning, bahkan nyaris tak tersisa Namun ketika rintik hujan membasahinya Muncullah tunas daun diselah-selah tanah Hujan deraspun mengalir hingga banjir Rumput tetap  berharap sinar surya tersenyum Andai rumput bisa bicara…. Maka akan mengalirlah kisah darinya Kisah suka maupun duka yang dia alami Aku berharap, … …

Read More »

Nyata

Rosyida A.*) Bayu membara menusuk raga Jiwa yang tenang mulai berkobar menjadi api Hawa yang semula sejuk, sudah tak dapat terhirup santai lagi Kereta Belanda sudah menganak di depan mata Mari kita angkat senjata! Tidak untuk berperang, dan tidak bukan untuk apa-apa Tapi ini nyata, Lembaran kertas akan melayang di atas kepala kita Waktu lalu sudah bertransformer menjadi waktu sekarang …

Read More »

Awak Pantai dan Seorang Pujangga

Foto : Ilustrasi

Alfaridza Ainun Hapsari *) Duduk manis seorang pujangga tanpa nama di bawah pohon kelapa tepi pantai. Tak ada apapun dipikirkannya, sekalipun untuk melamun. Matanya kosong melihat puluhan camar di tengah laut yang bersiap mematuk ikan. Tangannya erat menggenggam ranting kering yang beberapa hari lalu digunakannya untuk menulis simbol-simbol yang hancur terusap gelombang pasang pada bibir pantai. Simbol-simbol yang membuatnya mematung …

Read More »

Yang Telah Lenyap

Chatarina Felicitas*) Salju turun dengan ganasnya, angin mendadak jadi sangat dingin sehingga rasanya seperti menusuk-nusuk tulang, langit terlihat lebih gelap di banding malam-malam biasanya. Kau mengenakan sweater hitam yang kau dapat dari kakak iparmu sebagai hadiah kepulanganmu. Jeans Ralph Lauren dan mantel putih H&M diskon 60% yang baru kau beli di Myeongdong dengan menggunakan uang yang dikirim kakakmu. Hanya syal …

Read More »
error: Content is protected !!