Kolak ketan durian khas wonosalam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner buah durian. (aditya)
Kolak ketan durian khas wonosalam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner buah durian. (aditya)

Kudapan Rakyat Super Lezat

Reporter : aditya eko

WONOSALAM – Halo pecinta kuliner di Jombang. Kali ini kami akan mengajak Anda semua menikmati buah durian khas Kecamatan Wonosalam. Meski di tahun 2017 ini tercium kabar bahwa ditiadakannya festival durian ini karena gagalnya panen buah durian,  Anda tidak perlu khawatir. Anda masih bisa menikmati buah durian tersebut di Kecamatan Wonosalam ini.

Buah durian tidak hanya legit dan lezat saat disantap. Namun buah ini juga banyak diolah menjadi aneka penganan tradisional, diantaranya kolak ketan durian. Kolak ketan durian ini bisa ditemui di kawasan wisata Wonosalam Kabupaten Jombang. Hemm..Penasaran dengan rasanya?

Kuliner kolak durian ini merupakan perpaduan antara kolak dengan buah durian, saat ini mulai banyak diburu pecinta kuliner maupun warga yang kebetulan melintasi Kecamatan Wonosalam. Apalagi dengan adanya festival Durian di adakan setiap tahunnya, pamor kuliner itu menjadi daya tarik sendiri. Sebenarnya penganan ini bukan barang baru di kecamatan ini. Kolak Durian Wonosalam yang ada saat ini merupakan penganan lawas masyarakat dan sedang mengalami perubahan bentuk untuk menarik minat pasar.

Makanan bernama kolak sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi telinga masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa. Jaman dulu kebanyakan orang membuat kolak, dengan menggunakan buah pisang sebagai campuran isi kolak. Kolak yang dicampur durian, bukan aromanya saja yang menggoda indra penciuman kita, tetapi rasa yang dihasilkan juga lebih enak.

Untuk mendapatkan Kolak Durian Wonosalam, jika di luar musim durian memang agak sulit mencarinya. Namun jika musim durian tiba seperti sekarang ini banyak bermunculan penjual kolak durian Wonosalam. Biasanya Kolak Durian Wonosalam ini dibuat dari bahan dasar beras ketan putih ditambah dengan santan, gula merah, gula pasir, daun pandan wangi, dan buah durian.

Namun buah durian yang dipakai biasanya dari jenis durian lokal khas wonosalam, durian petruk, ataupun durian montong yang selagi hangat dan dalam suasana musim hujan nan dingin khas pegunungan. Maka tidak heran jika banyak wisatawan jalan-jalan ke Wonosalam menyukai Kolak Durian Wonosalam ini.

Salah satu penjual kolak durian di khawasan wonosalam yang terkenal ialah Warung Nggunung, lokasinya berada di Desa Jatirejo Kecamatan Wonosalam. Meskipun warung ini tidak begitu besar namun Warung Nggunung ini sangat ramai pengunjungnya. Selain menyediakan kolak ketan durian, warung ini juga menyediakan menu nasi jagung yang juga banyak diburu oleh para pecinta kuliner.

Cukup dengan membayar tujuh ribu rupiah saja Anda sudah bisa menikmati semangkuk kolak ketan durian khas Wonosalam yang legit dan lezat tersebut. Mulut Anda akan dimanjakan dengan perpaduan santan hangat dan rasa ketan bercampur rasa durian bercampur menjadi satu yang akan membuat mulut kita tidak henti-hentinya mengecap kolak tersebut.

Tetapi jangan terlalu banyak mengkonsumsi durian. Karena dapat membuat mabuk durian. Itu dikarenakan kandungan glukosa dalam durian tergolong sangat tinggi. Pada kondisi buah yang sangat matang, glukosa akan berubah menjadi alkohol. Kandungannya memang tidak begitu banyak, tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan akan kepala pening dan terasa berat.

Selain kepala terasa berat, juga menyebabkan pembuluh darah mengalami penyempitan. Bagi penderita hipertensi, penyempitan pembuluh darah ini akan mengakibatkan tekanan darah semakin tinggi, yang bisa berakibat stroke dan serangan jantung.

Berani mencoba sensasi makan kolak ketan durian khas Wonoslam??

Silahkan Mencoba… Tiyas

Check Also

Detail jenis sajian Gemblong ala Bu Wagini dengan taburan kelapa parut dan gula jawa cair. (fitri)

Gemblong Wagini, Wajib Cicipi

Reporter : chicilia risca JOMBANG, MSP – Sebagian masyarakat Indonesia menganggap singkong merupakan makan pokok. …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!