MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA DENGAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) STRATEGI MAHASISWA SEMESTER II PRODI BAHASA INGGRIS STKIP PGRI JOMBANG

Hartia Novianti, S.Pd.,M.Pd

Dosen Prodi Bahasa Inggris STKIP PGRI Jombang

Abstrak : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan pemahaman membaca melaluiCooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Strategi di Mahasiswa Semester II Prodi Bahasa Inggris STKIP PGRI JOMBANG. Masalah yang dihadapi di kelas ini adalah mahasiswa kesulitan memahami bacaan, terutama ketika diminta mencari informasi yang ada dalam isi bacaan baik secara tersirat dan tersurat.Penelitian Tindakan Kelasini terdiri 2 siklus,terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 68,59,ketuntasan klasikal sebesar 69%, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar pada siklus II sebesar 77,19 dengan ketuntasan klasikal sebesar 100%. Sehingga dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan nilai rata-rata hasil belajar sebesar 8,6 dengan peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 31 %.

Kata Kunci : Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC), membaca.

Abstract : The objective of this study is to describe the improvement of students’ reading comprehensionthrough Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). The research was conducted in English Department students of STKIP PGRI Jombang in the second semester in academic years 2014/2015. The problems faced in this class are the students were still had difficulties how to find implicit and explicit information, word meaning, and reference word in reading comprehension. Class Action Research comprises two cycles, consisting of planning, action, observation and reflection. The average value of student learning outcomes in the first cycle of 68.59 with classical completeness of 69%, while the average value of learning outcomes in the second cycle of 77.19 with classical completeness of 100%. So from the first cycle to cycle II increased the average value of 8.6 learning outcomes with classical completeness increase by 31%.

Keywords : Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC), reading.

A. PENDAHULUAN

Membaca adalah salah satu keterampilan dalam mengajar bahasa Inggris. Hal ini diakui bahwa ketrampilan membaca berlanjut sampai tingkat perguruan tinggi. Prestasi dalam berbahasa ditentukan oleh kemampuan seseorang untuk membaca. Pentingnya membaca suatu wacanadapat meningkatkan pemahaman, dan mendukung kemampuan untuk berbicara di depan umum. Menurut Harmer (2007: 99) membaca adalah efek positif pada pengetahuan kosakata siswa, pada ejaan dan pada tulisan mereka. Saat ini, membaca adalah salah satu keterampilan utama siswa dalam bahasa Inggrisyang harus dikuasai dengan baik. Dengan mempelajari membaca, para siswa dapat memahami informasi eksplisit dan implisit pada teks.

Pemahaman bacaan adalah proses menggunakan pengetahuanpembaca yang ada untuk menafsirkan teks untuk membangun makna. Menurut Moreillon (2007:19) Pemahaman bacaan melibatkan membaca kata-kata, mengakses artinya, pemaknaan rasa setiap kalimat dan masih banyak pemaknaan yang harus dipahami. Dalam pemahaman bacaan ada genre yaitu deskriptif, laporan, prosedur, penjelasan, eksposisi analitis, eksposisi, narasi, spoof, anekdot, dan berita.

Pada kurikulum di Perguruan Tinggi khususnya pada membaca (Reading),mata kuliah ini diberikan secara terpadu pada mahasiswa semester 1 sampai semester 4, mata kuliah ini dirancang untuk membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan membaca dan teknik yang diperlukan untuk berhasil di perguruan tinggi. Diharapkan Mahasiswa mampu untuk menguasai program ini dan berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi. Mahasiswa mampu menguasai ketrampilan membaca di tingkat dasar, menengah dan mahir dalam teks ataupun wacana.

Untuk membuat keberhasilan mahasiswa dalam memahami bacaan, dosen pada mata kuliah reading harus membuat mahasiswa menjadi pembaca yang baik. Proses membaca dalam bahasa kedua dalam hal ini Bahasa Inggris memiliki hal-hal yang mirip dengan bahasa pertama. Pembaca dalam bahasa pertama menggunakan pengetahuan mereka tentang hubungan suara / simbol, sintaks, tata bahasa, dan semantik untuk memprediksi dan mengkonfirmasi makna. Sedangkan pembaca dalam bahasa kedua menggunakan pengetahuan mereka tentang latar belakang topik, struktur teks, pengetahuan mereka tentang dunia, dan pengetahuan mereka untuk berinteraksi dan membuat prediksi terhadap teks (O’Malley et.al, 1994: 94).

Pada penelitian ini peneliti memperbaiki kemampuan membaca bacaan mahasiswa pada mata kuliah reading I . Berdasarkan hasil observasi ketika peneliti mengajar pada bab pemahaman bacaan dan konteks,ditemukan data mahasiswa kurang mampu dalam menemukan makna implisit dan eksplisit informasi yang dideskripsikan dalam bacaan sehingga mempengaruhi hasil belajar mereka. Peneliti menganalisa masalah dan menemukan strategi yang sesuai dengan karakteristik mahasiswa dan permasalahan yang terjadi yaitu Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) yang sangat efektif dalam meningkatkan ketrampilan membaca.

CIRC merupakan salah satu pembelajaran kooperatif yang menggunakan pendekatan kurikulum untuk mengembangkan pembac adasar (pemula) dan untuk melakukan membaca, menulis, mengeja, dan mekanik bahasa (Slavin, 1995:7-8). CIRC memiliki beberapa keunggulan, dalam prosesnya mencegah kebosanan pada saat membaca. Pembaca berlatih dengan pasangan sebelum membaca dengan suara keras secara individual. Siswa dengan cepat secara berkelompok dapat memahami materi yang diberikan. Oleh karena itu, siswa dapat menemukan informasi implisit dan eksplisit, arti kata, dan kata acuan. Pembaca dengan mudah dapat memahami kosa kata dan untuk mendapatkan pemahaman informasi yang terkandung didalam teks. Mereka belajar untuk bekerja dan berdiskusi bersama-sama. Semua anggota dalam kelompok harus berinteraksi pada anggota tim dan berkontribusi untuk kebaikan tim. Hal ini juga tentunya didukung dengan reverensi dari penelitian terdahulu tentang CIRC yang menyatakan bahawa strategi ini effektif digunakan untuk mengatasi permasalahan dalam membaca.

Berdasarkan identifikasi masalah diatas maka penelitian ini mendeskripsikan rumusan masalah sebagai berikut” Bagaimana Meningkatkan Pemahaman Membaca Dengan Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Strategi di Mahasiswa Semester II Prodi Bahasa Inggris STKIP PGRI Jombang?”.

B. KAJIAN PUSTAKA

1. Reading

Membaca adalah suatu proses dalam menafsirkan ide dalam teks yang tersirat atau tersuratmengandung makna yang diungkapkan oleh penulis. Proses ini hasil dari negosiasi makna antara teks dan pembacanya. Pembaca menggunakan fisik mereka karena ketika pembaca mata mereka aktif. Pembaca mencoba untuk memahami ide-ide yang penulis telah dituangkan ke dalam cetakan. Menurut Abbott (2008: 81) Membaca sering didefinisikan dalam sebuah pernyataan sederhana, salah satu definisi yang disampaikan oleh Urquhart & Weir di Grabe (2009: 14) “Membaca adalah proses menerima dan menafsirkan informasi yang dikodekan dalam bentuk bahasa melalui media cetak”. Selain itu, Grabe menyatakan beberapa proses yang mendefinisikan membaca, yaitu proses yang cepat, proses yang efisien, proses memahami, proses interaktif, proses strategis, proses yang fleksibel, proses tujuan, proses evaluatif, proses belajar dan proses linguistik.

Ada beberapa tujuan akademis dalam membaca menurut Grabe (2009:8), yaitu;

  • Membaca untuk mencari informasi (scanning dan skimming);
  • Membaca untuk pemahaman yang cepat (skimming);
  • Membaca untuk belajar;
  • Membaca untuk mengintegrasikan informasi;
  • Membaca untuk mengevaluasi, kritik, dan menggunakan informasi;
  • Membaca untuk pemahaman umum (dalam banyak kasus, membaca untuk kepentingan atau membaca untuk menghibur).
  • Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC)

Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC)adalah strategiyang komprehensif untukmengajar membacadan menulisdidasar dan menengahkelasatas (Madden, Slavin, danStevens, 1986)diSlavin(1995: 7). Dalam CIRC, siswa mengikuti urutan instruksi guru, latihan tim, tim pra-penilaian, dan kuis. Siswa memposisikan kemampuan tim mereka secara menyeluruh. Ada hadiah untuk tim dan sertifikat yang diberikan kepada tim berdasarkan kinerja rata-rata semua anggota tim pada semua kegiatan membaca dan menulis.Seperti yang dinyatakan oleh Slavin (1995), CIRC terdiri dari tiga unsur utama: kegiatan dasar, instruksi langsung dalam membaca pemahaman, dan seni bahasa terpadu dan menulis. CIRC juga memiliki beberapa komponen utama: 1) kelompok Reading (membaca), 2) Tim, 3) kegiatan-Story terkait, 4) Pasangan saling memeriksa, 5) tes, 6) instruksi langsung dalam membaca pemahaman, dan 7) seni bahasa Terpadu dan menulis. Dalam studi ini peneliti menggunakan beberapa komponen yaitu: membaca kelompok (guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok), kegiatan cerita yang berhubungan (membaca bersama-sama, secara bergantian mahasiswa membaca dengan keras dalam bagian yang berbeda, mitra pemeriksaan (menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan teks dengan membahas dan memahami kosakata (kata-kata keras & kata makna), dan terpadu seni bahasa dan menulis (membuat ringkasan teks sebagai sarana menceritakan kembali teks. Slavin (1995) juga menyatakan bahwa CIRC dapat diterapkan dalam membaca text dengan berbagai genre.

2. Genre Reading

Setiap genreteks telah mempunyai aturan dan struktur sendiri . Oleh karena itu, pembacaharus mampumeng identifikasinya untuk memaknai dengan baik. Berikut ini adalah beberapa genre bacaan (Brown, 2004:186-187):1. Membaca secara Akademik (Academic reading) seperti; Artikel umum (di majalah, koran, dll), Laporan teknis (misalnya, laporan laboratorium), artikel jurnal profesional, Bahan-bahan referensi kamus, dll), Buku teks, tesis, laporan akhir, Esai, makalah, petunjuk arah
Editorial dan opini public 2. Job terkait membaca (Job-related reading) seperti; Pesan (misalnya, pesan telepon), Surat/email, Memo (misalnya antar kantor), Laporan (misalnya, evaluasi pekerjaan, laporan proyek), Jadwal, label, tanda-tanda, pengumuman, Bentuk aplikasi, kuesioner dokumen keuangan (tagihan, faktur, dll)

Membaca perseorangan (Personal reading) seperti ; Koran dan majalah, Surat, email, kartu ucapan, undangan, Pesan, catatan, daftar Jadwal (kereta api, bus, pesawat, dll), Resep, menu, peta, kalender, Advestisements (iklan, ingin iklan) Novel, cerpen, lelucon, drama, puisi, Dokumen keuangan (misalnya cek, formulir pajak, aplikasi pinjaman), Bentuk, kuesioner, laporan medis, dokumen imigrasi, Komik, kartun
Oleh karena itu, disadari bahwa belajar membaca dalam bahasa asing itu juga harus memahami kontek kalimat. Namun demikian, ketika pembaca memahami genre membaca, mereka akan mudah untuk membuat skema yang dapat membantu mereka untuk mengambil makna yang sesuai.Selain itu, penelitian ini menggunakan bacaan pribadi yaitu memahami berbagai jenistext yang telah disebutkan.

C. METODE PENELITIAN

a. Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

Digunakan dalam penelitian ini dengan design Kemmisand MC Taggart yang dikutip dalam Koshy (2005:4) . Fungsi CAR adalah untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas dengan tahapan yang di kembangkan dalammenghasilkan prestasi belajar yang lebih baik dari siswa (Latief, 2011:147). Kegiatan CAR melibatkan siklus berulang. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, bertindak, observasi, dan refleksi. Hasil satu siklus akan digunakan untuk menentukan kebutuhan untuk siklus berikutnya, sampai masalah bisa diselesaikan dengan strategi.

Figure 1

The Action Research Spiral

Kemmis, S., McTaggert, R. (1998)

b. Lokasi dan Subjek penelitian

Lokasi penelitian di STKIP PGRI Jombang , Jln.Pattimura III Jombang. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris semester II angkatan 2014. Adapun jumlah siswa 40 mahasiswa terdiri dari 32 mahasiswa putri dan 8 mahasiswa putra. Materi yang diambil adalah Prosedur Penelitian Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dengan alokasi waktu 2×50 menit dalam 1 pertemuan.

c. Kriteria Keberhasilan

Kriteria keberhasilanyang digunakan ada 2 aspek yaitudilihat dari hasil nilaimahasiswa dan partisipasi mahasiswa. hasil belajar diukur dari skor kelulusan minimum atau Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)melalui tes pemahaman bacaan sedangkan partisipasi siswa diukur dari kuesioner siswa. Selain itu, penelitian tindakan dianggap berhasil jika: skor kemampuan membaca mereka melewati kelulusan minimum yaitu70, dan partisipasi siswa di atas 50% dalam setiap indikator.

d. Instrumen Penelitian

Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara, kuesioner, lembar pengamatan,catatan lapangan, dan tes.

1. Wawancara

Wawancara kepada mahasiswa tentang kesulitan mengikuti matakuliah reading (termasuk masukan mereka, motivasi mereka, dan bagaimana mereka beraktifitas dalam membaca.

2. Kuesioner.

Kuesioner diberikan kepada mahasiswa yang digunakan untuk mengetahui informasi dari mahasiswa dalam pembelajaran membaca. Pertanyaan dalam kuesioner meliputi; perangkat pembelajaran, fasilitas dan sumber belajar, partisipasi siswa baik dalam kelompok maupun individu, dan proses belajar membaca.

3. Lembar pengamatan

Lembar pengamatan digunakan untuk mengetahui kegiatan pengajar dan mahasiswa di kelas selama proses pembelajaran. Peneliti melibatkan seorang pengamat yang membantu peneliti dalam proses belajar, pengamat mengamati bagaimana peneliti mengajar membaca di kelas dan interaksi dengan mahasiswa .

4. Catatan Lapangan

Catatan lapangan digunakan untuk mengetahui suasana kelas antara tutor dan siswa selama proses pembelajaran dengan melihat kelebihan dan kelemahan mereka. Dalam proses membaca dalam CIRC.

5. Tes hasil belajar siswa

Tes ini digunakan untuk mengetahui apakah materi tentang bacaan dapat dikuasai dengan baik melalui strategi CIRC. Tes yang digunakan adalah tes akhir dengan menggunakan soal pilihan ganda sebanyak 20 butir soal.

6. Pelaksanaan Tindakan

7. Perencanaan

Perencanaan adalah kegiatan melakukan studi pendahuluan, perencanaan strategi, dan mengatur kriteria keberhasilan.

8. Studi pendahuluan (preliminary study)

Hal itu dilakukan sebelum menentukan pemecahan masalah. Instrumen yangyangdigunakanuntuk mengumpulkandataadalahwawancara, kuesioner dan tes.Dari kuesioner dan wawancara mahasiswa, dapat diartikan bahwa mahasiswakesulitan dalam menemukan makna eksplisit dan implisit, seperti yang ditunjukkan dalam tes yang diberikan di pra siklus. Tes awal berupa tes kemampuan membaca dan memahami suatu teks apa makna yang tersurat dan tersirat, hal ini digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami isi suatu bacaan . Jumlah tes adalah 21 pertanyaan yang 20 pertanyaan yang pilihan ganda dan 1 pertanyaan adalah tes cepat. Dosen memberikan durasi 60 menit untuk menyelesaikan tes. Tes awal juga digunakan untuk membagi siswa dalam kelompok-kelompok. Nilai tertinggi dari pemahaman membaca dalam studi awal adalah 60. Ada 17 mahasiswa yang mendapat nilai tertinggi 70. Dari tes awal di atas, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam pemahaman bacaan masih lemah. Sebagian besar siswa tidak lulus passing grade minimal ( KKM)

♦ Perencanaan Strategi

Perencanaan strategi merupakan langkah untuk mengatur strategi pembelajaran kelas untuk dikembangkan dalam studi untuk memecahkan masalah pembelajaran (Latief, 2010 : 148).

♦ Pengajaran Strategi

Langkah-langkah implementasi CIRC. Pertama, guru menjelaskan materi. Kedua, guru memberikan satu latihan untuk kelas dijawab bersama-sama. Ketiga, guru membagi siswa ke dalam anggota heterogen kelompok membaca berdasarkan hasil uji pendahuluan. Keempat, guru memberikan teks yang berbeda kepada kelompok. Pada bagian ini, kelompok diminta untuk membaca diam-diam dan bekerja sama. Kelima, kelompok menemukan makna tersirat dan tersurat, menemukan gagasan utama, dan kata-kata referensi. Keenam, kelompok mempresentasikan karya mereka di depan kelas. Ketujuh, siswa diberi tes. Kedelapan, guru merefleksikan materi.

♦ Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Rencana Pelaksanaan Pembelajarandirancang dengan tujuan memberikan pedoman kegiatan belajar mengajar. Indikator membaca yang harus dicapai adalah mahasiswa dapat: (a) menentukan gambaran umum tentang teks ; (b) menangkap informasi tersirat dari teks ; (c) mengidentifikasi informasi eksplisit dari teks ; (d) menentukan gagasan utama teks ; (e) menentukan nilai moral teks ; (f) menebak arti kata teks ; (g) menebak kata referensi dari teks .

♦ Pengamatan Tindakan (Acting)

Dosen bertindak sebagai pengajar sekaligus pengamat dan dibantu oleh seorang teman sejawat mengamati kegiatan yang terkait dengan partisipasi siswa. Hal ini dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Catatan lapangan juga digunakan oleh pengamat yang mengamati suasana kelas antara dosen dan mahasiswa.

♦ Refleksi (Reflekting)

Pada tahap refleksi, semua data yang relevan dianalisis dan dikaji ulang untuk memeriksa apakah strategi itu sukses atau tidak dalam memecahkan masalah dengan cara mencocokkan dengan kriteria keberhasilan.

D. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

a. Hasil Siklus 1

Siklus ini dilakukan dalam 2 kali pertemuan. Data yang dikumpulkan adalah nilai pemahaman membaca dan partisipasi mahasiswa.

b. Nilai pemahaman membaca

Mahasiswa menguji pemahaman membaca dilakukan dengan pertanyaan pilihan ganda.Dari tes membaca pemahaman siswa, hanya 25 siswa mendapat skor lebih dari 70.Meskipun mengalami peningkatan nilai pada pra siklus akan tetapi hal inibelum memenuhi kriteria keberhasilan.

c. Partisipasi Mahasiswa

– Top of Form

Hasil dari kuesioner yang berkaitan dengan partisipasi siswamenunjukkan sebagian besar siswa setuju bahwa presentasi kelompok membuat mereka aktif dalam mengajukan pertanyaan dengan persentase 74,28%, sebagian besar siswa di kelas setuju bahwa presentasi kelompok membuat mereka aktif dalam memberikan pendapat, seperti yang ditunjukkan oleh persentase 64,28% ,sebagian besar siswa dapat bekerja dengan teman-teman mereka ketika guru meminta mereka untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan, dengan persentase 80.43%.Sebagian besar siswa tidak dapat menceritakan kembali teks dalam akhir penelitian, dengan persentase 87,71% dikarenakan mereka kurang optimal didalam kerja denganpasangan

d. Revisi siklus I

Dapat diambil kesimpulan pada siklus 1 nilai pemahaman membaca siswa belum memenuhi kriteria keberhasilan. Dilihat dari lembar pengamatan ternyata hal ini disebabkan mahasiswa kurang bisa memaksimalkan partisipasi mereka dalam kelompok yang seharusnya didalam kelompok mereka harus saling memberikan koreksi kepada pasangan dalam pemahaman makna. sebelum mereka menjawab pertanyaan dengan kualitas soal yang berbeda.Perbendaharaan kata dalam mengartikan kosakata baru juga masih kurang dipahami oleh siswa.

  1. Siklus 2
  2. Nilai pemahaman membacaMahasiswa

Dari tes membaca pemahaman siswa pada siklus 2, seluruhmahasiswa mendapat skor diatas 70 hal ini dapat diartikan memenuhi kriteria keberhasilan.Pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan indikator kemampuan membacadapat tercapai.

e. Partisipasi Mahasiswa

Kuesioner diberikan setelah menerapkan strategi. Kuesioner dalam siklus 2 memiliki pertanyaan yang sama dalam siklus 1.Mahasiswa dikatakan sukses jika kuesioner siswa dalam partisipasi mereka berada di atas 50%.

Hasil dari kuesioner dan lembar observasi pada siklus 2: (1) dalam kuesioner, sebagian besar siswa setuju bahwa presentasi kelompok membuat mereka aktif dalam memberikan pertanyaan dengan persentase 80,24% .Pada daftar pengamatan78,40% siswa berpartisipasi dalam memberikan pertanyaan, pendapat, dan argumentasi. Ini menunjukkan hampir seimbang yang berarti bahwa siswa setuju jika presentasi kelompok dapat membuat mereka aktif dalam memberikan pertanyaan, pendapat, dan argumentasi.

f. Pembahasan

Pada siklus 1,hasil nilaimahasiswa adalah jauh dari yang diharapkan. Ada 15 siswa dari 40mahasiswa yang mendapat nilai dibawah KKM, yaitu 70 .Berdasarkan beberapa instrumen yang digunakan peneliti untuk mendapatkan data, ada masalah dalam membaca pemahaman siswa.Dalam siklus 1,nilai rata-rata mahasiswa pada siklus I sebesar 68,59 ,ketuntasan klasikal sebesar 69%, hal ini dikatakan belum memenuhi KKM.Partisipasi siswa telah mencapai kriteria keberhasilan pada setiap criteria pada kuestioner. Didukung juga denganhasil lembar pengamatandan lapangan catatan yang menunjukkan adanya interaksi positif dalam proses CIRC dan memenuhi kriteria keberhasilan. Meskipun demikian peneliti melanjutkan ke siklus 2 dikarenakan kriteria keberhasilan pada nilai mahasiswa belum terpenuhi.

Pada siklus 2,rata-rata hasil belajar pada siklus II sebesar 77,19 dengan ketuntasan klasikal sebesar 100% .pemahaman siswa mencapai kriteria standar nilai minimal. Partisipasi siswa telah mencapai kriteria keberhasilan. Berdasarkan pengamatan di lapangan catatan, partisipasi siswa dalam siklus 1 dan siklus 2 mengalami kenaikan yang signifikan. Pada pertemuan kedua, pencapaian indicator dalam kuesioner tentang partisipasi siswa dalam CIRC sudah memenuhi kriteria keberhasilan.

E. PENUTUP

a. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan pada bab-bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pemahaman membaca hal ini dapat dilihat dari hasil Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 68,59 ,ketuntasan klasikal sebesar 69%, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar pada siklus II sebesar 77,19 dengan ketuntasan klasikal sebesar 100%. Sehingga dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan nilai rata-rata hasil belajar sebesar 8,6 dengan peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 31 %. Hal ini juga dapat dilihat dari hasil pengamatan pada partisipasi mahasiswa dalam proses pembelajaran menggunakan CIRC meningkat pada setiap siklus.Yang terpenting adalah setiap indikator dalam kriteria keberhasilan dapat terpenuhi.

b. Saran

  1. Penggunaan CIRC dapat diaplikasikan dengan skill yang berbeda dalambahasa Inggris.
  2. Peneliti berikutnya harus dapat membuat perencanaan yang tepat dalam proses CIRC dikarenakan membutuhkan banyak keahlian didalam mengkondisikan suasana kelas terutama apabila diterapkan pada kelas dengan jumlah mahasiswa banyak.
  3. Pemberian reward adalah sebagai motivasi mereka dalam materi pembelajaran sangat dibutuhkan.
  4. Ketika siswa bosan dengan materi, sebagai pengajar, kita harus lebih dekat dengan mereka dan membuat mereka merasa nyaman di kelas seperti melakukan variasi mengajar.
  5. CIRC hanya satu alternatif bentuk strategi dari berbagai strategi, dalam peningkatan pemahaman bacaan,. Mudah-mudahan, akan ada studi yang lebih baik mengamati kemampuan membaca melalui CIRC.

F. DAFTAR PUSTAKA

Abbott, G. 2008. The teaching of English as an International Language. London: William Collins Sons and Co. Ltd

Ary, Donald, Lucy Cheser Jacobs, and Chris Sorensen (2006).Introduction to Research in Aducation.USA: Wadsworth Slavin, Robert (1995).Cooperative Learning:Theory, Research, and Practice: Second Edition.United State of America: Allyn and Bacon.

Blaz, Deborah (2001).A Collection of Performance Task and Rubrics: Foreign Languages.New York: Eye On Education.

Brown, H. Douglas (2004).Language Assessment:Principal and Classroom Practices.New York:Pears Education.

Cahyono, Bambang. Y. and Shirly Rizki K. (2011).Practical Techniques for English Language Teaching.Malang: State University of Malang Press.

Cahyono, Bambang. Y. and Shirly Rizki K. (2011).Practical Techniques for English Language Teaching.Malang: State University of Malang Press.

Grabe, W.2009. Reading in a Second Language: Moving from Theory to Practice. Cambrigde: University Press

Latief, Adnan (2010).Research Methods on Language Learning: An Introduction.Malang: Universitas Negeri Malang.

O’Malley, J. Michael and Laorraine Valdez Pierce (1994).Authentic Assessment for English Languaage Learners: Practical Approaches

                     for Teachers.United States of America: Addison-Wesley Publishing Company.

 Slavin, Robert (1995).Cooperative Learning:Theory, Research, and Practice: Second Edition.United State of America: Allyn and Bacon.

Check Also

PEMUTARAN “FILM BERSUBTITEL” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS

Afi Ni’amah, M.Pd. Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Jombang  dan Hermin Maslamah, S.Pd. MTs. …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!