Profil

Sekapur Sirih, Website Majalah Suara Pendidikan

Mendigitalisasikan sebuah prodak fisik seperti buku, majalah, jurnal dan pelbagai media. Sudah bukan barang langka lagi di era milenium ini. Tidak ada yang tidak mungkin karena melihat kebutuhan manusia untuk terlayani dengan cepat dan efisien. Diantaranya, kebutuhan terhadap informasi terkini yang dengan mudah diakses tanpa ada hambatan waktu, jarak dan keterbatasan lainnya. Boleh jadi mirip perumpamaan, dunia ada di genggaman tangan.

Hal itulah yang mendasari, Majalah Suara Pendidikan (MSP) berupaya mengepakan sayapnya kedalam jalur online setelah tiga tahun terakhir mampu eksis di tengah pembaca. Walaupun tak dipungkiri setidaknya terdapat beberapa kerikil tajam yang sempat menciderai rutinitas terbitan selama dua bulan. Tetapi bukan membekap sebuah harapan, melainkan makin meninggikan angan bahwa persaingan nyata makin tempak jelas. Oleh karena itu, ditopang pembenahan regulasi baik, maka persaingan yang kompetitif mesti dihadapi dengan kreatif.

Alasan lain yang mendorong agar lekas menerbitkan sebuah website ialah kebutuhan publikasi ilmiah. Di kata publikasi ilmiah, memang benar adanya. Sebab, selain MSP kini hadir pula media baru yakni Jurnal Ilmiah Suara Pendidikan (JISP). Mengusung basis keilmiahan, jelas sangat berbeda jauh dengan MSP. Penuh pertanggungjawaban secara proses dan keorisinilan sebuah karya ilmiah berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang telah dikonversi kedalam Artikel Ilmiah.

Artikel ilmiah yang ditulis guru selain dipublikasikan di JISP, sengaja ditambahkan kedalam website MSP demi mengentaskan upaya plagiasi sebuah karya ilmiah. Upaya ini juga diharapkan makin memberikan variasi sebuah judul karya ilmiah serta membiasakan budaya riset di sekolah oleh guru. Dengan kata lain, guru yang kini dikenal sebagai profesi. Benar menunjukan keprofesiannya sebagai orang yang ahli dalam bidang pendidikan dan pengajaran.

error: Content is protected !!