Foto Ilustrasi : .net
Foto Ilustrasi : .net

Wakil Kabupaten Jombang pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional.

Wakil Kabupaten Jombang pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD Tingkat Nasional.

Iqbal Firmansyah

Reporter : fitrotul aini.

JOMBANG, MSP – Menjadi wakil termuda pada kontingen Kabupaten Jombang di Seleksi Tingkat Nasional Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang digelar di Pekanbaru, Riau tidak membuat Iqbal Firmansyah berkecil hati. Bagi Iqbal, sapaan akrab Iqbal Firmansyah menjadi satu-satunya wakil untuk jenjang sekolah dasar (SD) di OSN tingkat Nasional adalah suatu hal yang membanggakan.

Foto : Iqbal Firmansyah. (dok.msp)
Foto : Iqbal Firmansyah. (dok.msp)

“Saya sangat senang sekaligus tidak percaya bisa menjadi wakil Jombang di tingkat nasional,” ungkap Iqbal ketika ditemui di Radio Suara Pendidikan, Senin (19/6).

Peserta didik yang berasal dari SDIT Al Ummah ini lantas mengaku meskipun dirinya merasa sangat senang sekaligus tidak percaya atas pencapaiannya dapat menembus seleksi nasional, ternyata sedari awal mengikuti seleksi OSN sudah diberikan target yang tinggi oleh pembina OSN di sekolahnya.

“Targetnya adalah bisa menembus seleksi nasional,” aku Iqbal.

Hal ini nampaknya mengingat keberhasilan kakak senior Iqbal, Ahmad Dzaki Naufal Iman yang pada tahun 2016 lalu juga lolos mengikuti seleksi OSN tingkat Nasional sehingga diharapkan Iqbal dapat mengikuti keberhasilan kakak seniornya. Namun meski diberi target yang tinggi, Iqbal merasa tetap enjoy dalam menjalaninya. Bahkan di sela kegiatan belajar dan mengerjakan latihan soal, laki-laki yang bercita-cita ingin menjadi dokter ini masih sempat untuk bermain game dan menonton televisi.

“Sekalian untuk refreshing biar tidak belajar terus-menerus. Karena kalau belajar terus-menerus pasti akan bosan,” ujarnya diakhiri dengan senyuman.

Wakil Jombang pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP Tingkat Nasional

Devi Lailatul Fitri Anggraini

Reporter : fitrotul aini.

JOMBANG, MSP – Suasana yang tenang dan menyegarkan di pagi hari dipilih oleh Devi Lailatul Fitri Anggraini sebagai waktu yang tepat untuk belajar. Baginya suasana pagi hari dapat membantunya untuk memahami materi dengan lebih maksimal.

“Karena kalau pagi hari otak kita masih fresh, jadi lebih mudah untuk menyerap materi yang dipelajari,” jelas perempuan yang akrab disapa Devi ini.

Foto : Devi Lailatul Fitri Anggraini. (dok.msp)
Foto : Devi Lailatul Fitri Anggraini. (dok.msp)

Selanjutnya, baik materi yang dipelajarinya sendiri di pagi hari atau materi yang ia dapatkan di sekolah akan ia ulang kembali pada malam harinya. Hal itu ia lakukan agar ia lebih memahami lagi materi yang sudah ia terima.

Pada seleksi OSN tingkat Nasional yang diadakan pada 2-8 Juli di Pekanbaru, Riau, dara 12 tahun ini akan bersaing dengan 132 peserta didik SMP lain dari seluruh Indonesia dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Dalam persiapannya mengikuti seleksi OSN tingkat Nasional, Devi mengaku hanya menjalani pembinaan yang diberikan oleh pembimbing OSN di sekolahnya, SMP Negeri 2 Jombang dan rajin mengerjakan variasi soal OSN.

Untuk menghindari jenuh saat belajar, dara yang hobi membaca ini kerap kali mengisi waktu senggangnya untuk mendengarkan musik dan menonton film.

“Film apa saja ditonton, asal bukan film horor,” celetuknya diakhiri dengan tawa.

Wakil Kabupaten Jombang pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP Tingkat Nasional.

Moh. Yusuf Maulana Habibi

Reporter : fitrotul aini.

JOMBANG, MSP – Habis kenyang terbitlah kantuk. Istilah gurauan yang diplesetkan dari kutipan terkenal milik R.A Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang” ini seringkali digunakan oleh masyarakat untuk menyindir orang-orang yang mengantuk setelah makan. Beberapa orang memang seringkali mengeluh merasa mengantuk setelah makan. Sehingga beberapa orang memilih untuk tidak melakukan kegiatan apapun setelah makan.

Foto : Moh. Yusuf Maulana Habibi
Foto : Moh. Yusuf Maulana Habibi

Namun bagi Moh. Yusuf Maulana Habibi atau yang akrab disapa Yusuf ini makan adalah suatu kegiatan yang harus ia lakukan bahkan ketika belajar. Penyuka materi Biologi ini mengaku ia baru akan bisa konsentrasi belajar jika kondisi perutnya dalam keadaan kenyang.

“Saat belajar juga sambil ngemil. Belajar jadi tidak membosankan,” tutur Yusuf.

Peserta didik asal SMP Negeri 2 Jombang ini juga selain belajar harus ditemani dengan camilan, ia juga harus belajar dalam kondisi yang tenang. Suasana yang tenang, diyakininya dapat membantunya untuk lebih berkonsentrasi dan memahami materi yang dipelajari.

“Belajar juga tidak perlu lama-lama. Yang penting dilakukan rutin setiap hari,” tambah Yusuf.

Peserta didik yang pada tahun pelajaran 2017/2018 ini naik ke kelas IX mengajak kepada teman-teman dan juga adik-adik tingkatnya untuk menekuni bakat yang ditekuni. Siapa tahu melalui bakat yang ditekuni dapat menyumbangkan prestasi.

 

Wakil Kabupaten Jombang pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP Tingkat Nasional.

Sultan Alta Alvaro Valencia

Belajar Sambil Dengarkan Musik

Reporter : fitrotul aini.

JOMBANG, MSP – Rupa-rupa kebiasaan yang dilakukan oleh peserta didik saat belajar. Ada yang belajar harus dalam keadaan benar-benar sepi dan tenang agar bisa berkonsentrasi pada materi yang dipelajari, ada pula yang belajar sambil mendengarkan musik. Masing-masing anak memiliki gayanya masing-masing.

Begitu juga yang dilakukan oleh Sultan Alta Alvaro Valencia. Peserta didik yang lebih akrab disapa Alta ini ketika belajar lebih suka dengan mendengarkan musik melalui earphone.

Foto : Sultan Alta Alvaro Valencia.
Foto : Sultan Alta Alvaro Valencia.

“Supaya tidak terganggu dan terpengaruh ikut bermain dengan adik-adik,” jelas Alta sembari tertawa.

Peserta didik asal SMP Negeri 2 Jombang ini juga mengatakan bahwa belajar dalam waktu yang lama tidak menjamin jumlah materi yang terserap akan sepadan dengan waktu yang lama. Baginya, belajar sebentar namun rutin dilaksanakan akan lebih dirasa efektif dibandingkan belajar lama namun tidak dilakukan secara rutin.

“Selain itu ketika belajar juga jangan terlalu serius.  Ada kalanya harus bersantai juga. Istilahnya belajar itu serius tapi santai saja,” tegas Alta.

Jika sudah lelah belajar, laki-laki yang hobi mengerjakan soal-soal matematika dan bermain sepakbola ini lebih memilih untuk tidur ketimbang melakukan kegiatan lain. Ia pun memberikan pesan kepada adik-adiknya, jika ingin sukses dalam bidang apapun yang harus dilakukan adalah niat, berusaha, dan tekuni bidang yang ingin diraih kesuksesannya.

Wakil Kabupaten Jombang pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP Tingkat Nasional.

Zulfana Damayanti

Memahami Materi dengan Gambar

Reporter : fitrotul aini.

JOMBANG, MSP – Bagi Zulfana Damayanti atau yang akrab disapa Zulfa belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tidak bisa hanya dengan membaca teks, melainkan harus juga dengan melihat ilustrasi gambar dari materi yang dibacanya. Bahkan jika memungkinkan, mengamati objek benda secara langsung akan membantunya untuk memahami materi yang ia pelajari lebih baik.

Foto : Zulfana Damayanti.
Foto : Zulfana Damayanti.

“Kadang-kadang kalau terpaksa di bukunya tidak ada ilustrasi gambarnya jadi dibayangin sendiri saja bagaimana bentuknya. Atau mencari referensi di internet sebagai gantinya,” ujar Zulfa.

Dara 14 tahun ini mengaku bahwa selain belajar dan mendalami materi yang dipelajari melalui buku-buku yang ada, ia juga sering mencari-cari info khususnya artikel mengenai materi IPA di internet. Hal itu dilakukannya untuk menambah referensinya.

Untuk menghindari kebosanan serta kejenuhan belajar, peserta didik asal SMP Negeri 1 Ngoro ini mengaku menyiasatinya dengan menonton video yang ada di YouTube. Video yang menjadi favoritnya adalah video-video do it yourself (DIY) handcraft atau video membuat kerajinan tangan sendiri.

“Selain itu kadang-kadang saya juga menulis cerita. Semacam cerita pendek gitu,” kata Zulfa menambahkan.

Saat ditanya mengenai materi IPA apa yang menjadi favoritnya, perempuan yang bercita-cita menjadi insinyur ini mengaku ia sangat menyukai materi mengenai kelistrikan. Namun ketika ditanya lebih detail apa yang menyebabkan ia menyukai materi yang berhubungan dengan daya dan voltase ini, dengan senyum merekah Zulfa hanya berkata materi listrik tersebut sangat menarik perhatiannya. Tiyas

 

Check Also

Foto : Semangat Perwakilan Jombang untuk FLS2N SMP Provinsi 2017. (chicilia)

Jombang Siap FLS2N Nasional 2017

Reporter : chicilia risca JOMBANG, MSP – Mewakili Kabupaten Jombang dibidang Festival Lomba Seni Siswa …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!